Kiprah Tugas & Tanggung Jawab DNIKS

kiprah

Kiprah Tugas & Tanggung Jawab DNIKS

Peran serta DNIKS selama lebih dari setengah dan berkiprah dipentas pembangunan kesejahteraan sosial di Indonesia masih kurang diketahui dan dipahami oleh masyarakat luas, termasuk kalangan pemerintahan dan legislatif, baik tingkat pusat maupun daerah.

Padahal sudah banyak kontribusi DNIKS terhadap pelayanan kesejahteraan sosial di Indonesia, antara lain:

  • Pengembangan Model Pemberdayaan Keluarga Peternak Miskin;
  • Pengembangan Model Pelayanan Anak Autis Melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya),
  • Sebagai lembaga sosial di akar rumput (pedesaan) di 30 provinsi Dalam fungsinya memberikan advokasi;
  • DNIKS berpartisipasi kegiatan Pengkajian Perundang-undangan Kesejahteraan Sosial;
  • Advokasi Pemanfaatan Dana Baznas untuk Program Pengentasan Kemiskinan
  • Reformasi Kebijakan Kesamaan Hak Akses bagi Penyandang Disabilitas dan Lansia, melalui proyek percontohan model-model fasilitas aksesibilitas dalam Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional (GAUN) sejak tahun 2015.

Dalam hubungan Internasional, DNIKS menjadi anggota

  • International Council on Social Welfare (ICSW) ;
  • Rehabilitasi International Ada beberapa Hubungan Internasional DNIKS , baik berbentuk dewan bersama Yayasan Pembinaan Anak Cacat Indonesia ( YPAC) ;
  • Disamping itu DNIKS sedang berusaha untuk mendapatkan status konsultatif dengan ECOSOC (Economis and Sosial Council) Perserikatan Bangsa-Bangsa.
  • Sebagai anggota ICSW DNIKS hampir selalu mengikuti konferensi regional dan internasional yang diselenggarakan ICSW.

Pada tahun 1997 DNIKS menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asia Pacific Regional Conference of the ICSW yang ke-27 di Jakarta. DNIKS juga secara terbatas membantu beberapa organisasi sosial nasional dalam mengirimkan delegasi untuk mengikuti konferensi dan agenda lain di luar negeri.

Sebagai salah satu pilar dari Konsorsium Pekerjaan Sosial Indonesia (KPSI) dengan dukungan Kemensos dan bekerjasama dengan pilar-pilar yang lain seperti Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPPSI) dan Ikatan Pendidik Pekerja Sosial Indonesia (IPPSI) telah terlibat aktif dalam Konferensi Asean tentang Pekerjaan Sosial (Asean Social Work Conference/ASWC) yang dilaksanakan di Solo pada bulan Juli 2016 dan di Jakarta bulan Agustus 2017.

ASWC ini dilakukan setiap tahun di salah satu negara Asean bertujuan antara lain untuk meningkatkan solidaritas dan kerjasama organisasi para Pekerja Sosial termasuk para pendidik atau Sekolah Pekerja Sosial guna meningkatkan mutu penyelenggaran pelayanan, kompetensi dan pengabdian kepada masyarakat.

DNIKS dalam hal ini diwakili oleh wakil sekjen sebagai pembicara dalam Joint World Conference on Social Work, Education and Social Development pada tahun 2014 di Melbourne, Australia. DNIKS aktif berperan serta dalam GO-NGO Forum di tingkat ASEAN.

1 komentar untuk “Kiprah Tugas & Tanggung Jawab DNIKS”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: